AntiSensei Indonesia

Semua Tentang Ilmu Pengetahuan

Jam Pelajaran Ketujuhbelas : Sejarah Desa Tambakboyo!

Desa Tambakboyo adalah desa di Pantai Utara yang dilewati oleh Jalan Daendels yang pembangunannya dimulai sekitar bulan Juli 1808. Pada masa itu pemerintahan Tuban dipimpin oleh bupati ke-28, yaitu R. Surya Hadi Wijaya (R. Tumenggung Surya Hadi Wijaya).
Jadi sesuai dengan penulisan sejarah Indonesia pada umumnya yang masih berdasarkan pada arsip, maka desa Tambakboyo diperkirakan sudah ada sebelum pembangunan Jalan Daendels dilaksanakan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya makam-makam yang berada di sekitar kanan kiri jalan.
Diperkirakan desa Tambakboyo sudah ada sejak abad 17 M, nama Tambakboyo sendiri dimungkinkan berkaitan erat dengan struktur tanah yang basah dan bekas daerah tambak di hampir seluruh wilayahnya. Adalah sebuah rawa- rawa yang berada di pinggir jalan pantura (sekarang lapangan) yang konon dihuni oleh banyak buaya (Jawa, boyo). Dulu luas rawa-rawa itu sendiri kurang lebih sekitar 300 meter persegi. Karena wilayah Tambakboyo sebagian besar tambak, maka disebutlah dengan Tambakboyo.
Ada versi lain yang mengatakan bahwa Tambakboyo berasal dari kata Nambak (mencegah) dan Boyo (bahaya) yang secara keseluruhan berarti mencegah bahaya. Namun, dua versi tersebut sama-sama tanpa didukung oleh bukti prasasti dan keterkaitan cerita dengan desa yang lain.

Demikianlah sejarah desa Tambakboyo, kecamatan Tambakboyo, kabupaten Tuban.



AntiSensei™
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Jam Pelajaran Ketujuhbelas : Sejarah Desa Tambakboyo!"

Terima Kasih Sudah Berkomentar
 
Template By Kuncidunia