Ada banyak cerita/legenda yang beredar di masyarakat desa Ngrojo tentang asal mula desa itu diberi nama "Ngrojo". Salah satu ceritanya adalah tempat tinggal para raja pada zaman dahulu, ada juga yang bercerita kalau dulu daerah itu banyak ditumbuhi pohon pisang raja, dan ada pula yang menceritakan ada seorang nenek tua yang datang ke tempat itu kemudian memberikan nama daerah tersebut dengan nama Ngrojo.
Perihal nenek tua tersebut diceritakan bernama Mbah Buyut Sakep. Beliau tinggal di tempat itu dan membangun rumah. Lama kelamaan tempat itu menjadi ramai oleh pemukiman penduduk. Menurut para sesepuh desa, rumah Buyut Sakep berada di sekitar kuburan sekarang yang tepatnya berada di sebelah timur desa. Konon, Buyut Sakep adalah seorang yang linuwih. Beliau memiliki benda aneh yang berupa beras yang diolah menjadi nasi. Dan nasi tersebut tidak pernah habis walau dimakan berkali-kali selama hidupnya. Sehingga Buyut Sakep tidak perlu bekerja keras untuk mencukupi kebutuhannya. Ia hanya sesekali pergi untuk mencari lauk pauknya saja. Sepeninggal Buyut Sakep nasi tersebut ikut hilang entah kemana. Untuk mengenang jasa-jasa dari Buyut Sakep sebagai orang yang pertama kali babat desa, tempat itu oleh masyarakat Ngrojo kemudian dipakai sebagai nama jalan, yaitu jalan Buyut Sakep.
Demikianlah sejarah desa Ngrojo, kecamatan Bangilan, kabupaten Tuban.
AntiSensei™
0 Komentar untuk "Jam Pelajaran Ke-28 : Sejarah Desa Ngrojo!"